Showing posts with label langkah efektif memenangkan Pilkda. Show all posts
Showing posts with label langkah efektif memenangkan Pilkda. Show all posts

November 13, 2015

Bersahabat Dengan Bayi Sejak dalam Kandungan

Bersahabat Dengan Bayi Sejak dalam Kandungan
Mengajak bayi berbicara sejak didalam kandungan
bermanfaat untuk perkembangan otak bayi.Yuk lakukan cara sederhana berikut. Memasuki usia kehamilan trimester kedua janin lebih peka terhadap rangsangan. Suara dan cahaya sudah dapat dirasakan janin. Inilah saat yang tepat untuk melakukan stimulasi.Apa saja stimulasi untuk janin?
Empat cara yang dapat dilakukan untuk menstimulasi janin diantaranya adalah dengan stimulasi gizi, stimuasi sentuhan, stimulasi cahaya dan stimulasi suara. Masing-masing stimulasi tersebut dapat dilakukan oleh ibu hamil dengan cara-cara yang sederhana.
Pertama adalah stimulasi gizi, caranya dengan memenuhi kebutuhan janin seperti kebutuhan kalsium, zat besi dan juga asam folat. Stimulasi gizi dapat dilakukan pada saat persiapan persalinan. Kedua adalah dengan stimulasi cahaya, caranya adalah dengan mengarahkan senter ke perut ibu hamil.Upaya ini mengenalkan konsep gelap dan terang, stimulasi ini bertujuan untuk perkembangan otak dan mata pada janin anda. Stimulasi cahaya dilakukan pada saat memasuki trimester ketiga kehamilan. Kemudian stimulasi sentuhan dan stimulasi cahaya, sering untuk mengusap perut anda dan mengajak janin berbicara. Bayi akan merespon dengan tendangan atau gerakan. Stimulasi ini dapat dilakukan ketika bayi memasuki trimester kedua. Apa saja manfaat dan cara yang dilakukan untuk melakukan stimulasi sentuhan dan cahaya?
Manfaat Mengajak Berbicara Bayi didalam Kandungan
Ketika memasuki kehamilan trimester kedua lakukan stimulasi sentuhan dan suara untuk merangsang kemampuan berbahasa bayi ketika sudah lahir hingga dewasa. Mengajak bayi berbicara dapat dimulai dengan menyapa selamat pagi, selamat siang atau menjelang tidur di malam hari. Anda dapat membacakan untaian doa. Penelitian menemukan bahwa dengan mengajak berbicara bayi didalam kandungan akan meningkatkan pengalaman sensorik pertama. Pengalaman sensorik yang dialami oleh bayi akan membantu dalam perkembangan berbicara dan mendengar, bahkan kemampuan berbahasa setelah anak lahir nanti.
Bahkan peneliti sudah lama mengetahui bahwa janin didalam kandungan sudah dapat merasakan detak jantung ibu dan mendengar suara ibunya. Penelitian selanjutnya yang dilakukan oleh HArvard Medical School dapat membantu untuk menjelaskan mengapa bayi didalam anin dapat mengenali elemen bahasa ketika mereka sudah lahir di dunia. Peneliti menyimpulkan bahwa bayi didalam kandungan sudah dapat mengetahui suara ibu sejak didalam kandungan dan dapat mempengaruhi perkembangan otak yang berkaitan dengan kemampuan berbahasa.
Penelitian ini melibatkan 40 bayi yang dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok yang pertama akan mendengarkan suara ibu dan kelompok kedua hanya mendengarkan suara rutibitas di rumah sakit. Hasil penelitian ini menemukan bahwa bayi dapat mengenali dan mengetahui suara ibu. Bahkan bayi yang mendengar suara ibu didalam kandungan memiliki otak yang lebih besar yang berhubungan dengan kemampuan berbahasa dan mendengar.
Kapan Waktu yang Tepat Untuk Mengajak Janin Berbicara ?
Stimulasi yang dilakukan pada janin berbeda-beda disesuaikan dengan usia kehamilan. Psikolog perkembangan Harold I Kaplan, Benjamin J Sadock, dan Jack A Grebb, stimulasi pada janin dapat dilakukan pada usia kehamilan 18-20 minggu. Bahkan menurut penelitian lainnya menyatakan bahawa janin memiliki kemampuan dalam perkembangan psikologi dan biologis pada saat kontasepsi. Dengan demikian kemampuan mulai dapat bereaksi pada rangsangan luar.
Suara ibu dapat mempercepat denyut jantung janin karena lesatan sel syaraf janin. Inilah saat yang tepat untuk ibu hamil melakukan rngsangan atau stimulasi. Ketika janin mendengar suara ibu maka denyut jantung janin akan bergerak aktif. Berbeda ketika janin mendengar suara orang lain dimana ritme jantungnya akan melambat.Saat ritme jantung janin aktif janin menyimpan kata-kata yang dikenal dengan istilah stimulasi kognitif.Sedangkan pada saat janin berkembang, emosional janin yang tersentuj dengan musik klasik maka stimulasi yang diberikan adalah stimulasi afektif.Begitupula dengan mengelus perut janin melalui kulit yang berhubungan dengan stimulasi fisik, motorik.
Bagaimana Cara Mengajak Janin Berbicara didalam Kandungan?
Yuk,ajak janin bermain sejak didalam kandungan dengan memperhatikan hal-hal berikut ini dalam menjalin komunikasi dengan janin:
1. Hindari Berkata Negatif. Hindari menggunakan kata negatif "tidak" ataupun "jangan". Janin belum memiliki pikiran yang sadar sehingga belum mampu untuk memahami orangtua secara seutuhnya.Kalimat seperti, "Kalau sudah besar jangan nakal" maka yang ditangkap oleh janin adalah nakal , maka sebaiknya anda menggunakan kata positif seperti " Tumbuhlah besar menjadi anak yang penurut, baik dan sayang ayah dan Ibu."
2. Menjaga Kestabilan Emosi Ibu. Janin dapat merasakan bentuk emosi, emosi negatif dan positif yang dirasakan oleh ibunya. Sehingga untuk menjaga kestabilan emosi harus bahagia dan rileks. Peranan suami dapat membantu untuk mengembalikan suasana hati dan menjalani kebahagian ibu selama kehamilan. Dengan demikian ibu akan selalu memiliki energi positif yang kemudian dirasaka oleh janin.
3.Ibu Hamil harus Peka Terhadap Gerakan yang dilakukan Janin. Janin akan merespons terhadap segala bentuk komunikasi yang dilakukan orang tua melalui gerakan janin. Ada janin yang menendang-nendang ketika diajak untuk bernyanyi. Dengan demikian ini merupakan bukti nyaman dan bahagia yang dirasakan oleh janin. Adapula tiba-tiba merasakan perut yang sakit ditengah keramaian karena bayi tidak menyukai lingkungan.
Berkomunikasi Dengan Janin Melalui Self Hypnosis. Komunikasi dengan janin melalui self-hypnosis, dengan cara ini ibu dapat masuk ke dalam alam bawah sadarnya dan berbicara dengan janin.Janin belum dapat memiliki pikiran yang sadar sehingga semua yang didengar dan dirasakan janin akan diserap lebih utuh tanpa disaring terlebih dahulu dan disimpan di alam bawah sadar. Kondisi ini seolah ingin mendengarkan radio, dimana ibu harus mendengarkan saluran yang diinginkan dan ibu harus menurunkan gelombang otak sampai memasuki gelombang Alfa yang merupakan gerbang pikiran sadar dan tidak sadar.
Untuk melakukan komunikasi dengan janin tidak ada pedoman dan idealnya dilakukan beberapa kali dalam sehari. Pelaksanaannya kira-kira seperti orang tua yang mengobrol dengan anaknya , tidak ada hitungan atau waktu yang khusus, bahkan tidak ada hitungan boleh atau tidak boleh mengobrol.Kapanpun ibu ingin melakukannya, ibu dapat melakukannya.Mengobrol dengan janin tidak hanya dilakukan dengan ucapan melainkan dengan senandung,bernyanyi,berdoa dengan suara yang dikeraskan merupakan bentuk komunikasi ibu dan anaknya. Bahkan suami juga dapat melakukan komunikasi dengan calon bayi melalui cara yang sama dilakukan oleh ibu.
Perlu diketahui bahwa bayi belum dapat memfilter suara, cahaya,sentuhan ataupun emosi yang diterima dan diserap secara utuh, sehingga anda harus berhati-hati dalam bentuk sentuhan , janin akan merasaka sakit ketika ibu mengalami sakit.Bahkan janin akan terganggu dengan suara-suara dari luar yang gaduh.

 Sumber : Tips Mengajak Bayi Bicara Sejak dalam Kandungan - Bidanku.com http://bidanku.com/tips-mengajak-bayi-bicara-sejak-dalam-kandungan

April 18, 2015

Buku Pilkada,10 Langkah Efektif Memenangkan Pilkada



http://nulisbuku.com/books/view_book/7247/10-langkah-efektif-memanangkan-pilkada
Memanangkan Pilkada tidak lepas dari memanfaatkan Partai sebagai partner dan kenderaan politik untuk meraih kemenangan. Sementara masyarakat kita sendiri banyak yang tidak atau kurang senang dengan partai politik. Sebagai Kandidat anda harus bisa melihat keadaan ini, dan memanfaatkan partai politik di tengah persepsi masyarakat yang belum sepenuhnya bisa menerima partai dengan elegan. Dalam pandangan masyarakat partai politik justeru masih banyak sisi negatifnya. Hal ini bisa terlihat dari berbagai jajak pendapat publik yang dilakukan Lembaga Survei Indonesia (LSI) dan Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) sejak 2004, secara konsisten ditemukan fakta bahwa masyarakat cenderung berpandangan negatif terhadap partai politik  dan para politisi.

Masyarakat tahu persis sebab para politisilah yang mengisi lembaga DPR, persepsi terhadap DPR pun secara konsisten cenderung negatif. Menurut LSI,  tingkat kepercayaan masyarakat kepada parpol dan DPR berada di kisaran 50 persen. Ini angka terendah dibandingkan dengan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Presiden sebesar 83 persen, KPK 81 persen, dan TNI 83 persen. Angka ini lebih rendah lagi pada 2014, setelah pemilu legislatif dan pemilu presiden. Pada Oktober 2014, kepercayaan terhadap parpol dan DPR ada di kisaran 40 persen. Peningkatan pada awal 2015 dapat saja dimaknai positif, tetapi kemungkinan besar peningkatan kepercayaan itu lebih karena tingkat harapan masyarakat yang tinggi ke pemerintahan baru.
Persepsi negatif masyarakat ini tampaknya berkorelasi dengan apa yang tergambar dan terlihat oleh masyarakat atas perilaku atau informasi yang sampai kepada mereka tentang parpol dan politisi di dalamnya. Ketika diminta menggambarkan parpol dan politisi, dalam berbagai jajak pendapat tersebut, tiga hal yang paling diingat masyarakat semuanya negatif. Biasanya masyarakat selalu mengemukakan bahwa politisi adalah orang yang hanya peduli pada kepentingan pribadi dan golongannya, banyak berjanji tetapi lebih sering tidak menepatinya, dan lebih suka bicara tentang diri mereka ketimbang dengan apa yang tengah jadi permasalahan masyarakat. Dengan ingatan negatif seperti ini, tak mengherankan kalau tingkat kepercayaan publik akan selalu rendah terhadap partai politik.
Sebagai Kandidat anda harus bisa memposisikan diri dan memanfaatkan peran partai politik ini dengan tepat dan sesuai dengan persepsi masyarakat lokal. Kalau di daerah itu masyarakat tidak terganggu dan malah senang dengan keterlibatan partai, maka anda bisa mengoptimalkan peran partai. Tetapi kalau di wilayah itu orang banyak yang alergi akan keberadaan partai, maka Tim Sukses anda lebih pas muncul dengan wajah para relawan yang bertekad mensukseskan kandidat pilihan rakyat.
Kalau kita mencoba melihat penomena seperti ini di  sejumlah negara demokrasi yang sudah maju, umumnya partai yang berhasil memperoleh dukungan dan persepsi positif serta sukses dalam pemerintahan adalah partai yang menjalankan tradisi demokrasi dalam partainya sendiri; partai yang  transparans dan partai yang mampu merangkul masyarakat. Dalam menjalankan demokrasi internal, sebuah partai memiliki nilai-nilai dan aturan-aturan yang jelas, terbuka, dan dipraktikkan, baik oleh para pemimpin maupun anggota partai tanpa kecuali. Unit-unit di tingkat cabang dan ranting  partai  dapat berfungsi secara berkesinambungan.
Karena itu sebagai Kandidat maka anda harus jeli memanfaatkan keberadaan partai. Partai yang sukses  selalu melakukan program – program yang berasal dari rakyat, untuk rakyat dan oleh masyarakat. Usahakan dengan berbagai cara  agar partai selalu hadir di tengah-tengah masyarakat, sehingga ia dapat tumbuh dan besar seiring dengan perkembangan masyarakat. Kembangkan strategi partai dalam berkomunikasi dengan masyarakat, kembangkan semangat kekeluargaan, dengan menjalankan berbagai kegiatan yang terkoordinasi dengan baik di di semua level kepengurusan partai.  Kalau perlu partai jangan hanya mengandalkan pada anggota partai saja. Tetapi gabung dengan relawan yang merasa memiliki keterikatan dengan partai yang bersangkutan. Dengan demikian, akan mudah bagi Tim Sukses menggerakkan semua potensi partai maupun masyarakat secara sinergis dalam setiap kegiatannya. Sinergitas inilah yang oleh Sun Tzu sering disebut kunci kesuksesan. “Ibarat air usahakan agar selalu fleksibel :  Tinggi ke rendah, menghindari musuh yang kuat tapi serang yang lemah ;  Ikut bentuk yang dilalui bagai alur sungai. Rencana berubah sesuai perubahan kubu musuh ; dan tidak dominan pada suatu perubahan, ubah strategi sesuai perubahan pihak musuh.”
http://nulisbuku.com/books/view_book/7247/10-langkah-efektif-memanangkan-pilkada

Penulisan buku Tips ini diawali oleh pemikiran terkait terbitnya buku “Strategi Suntzu Menangkan Pilkada”, yang padat dengan berbagai taktik dan strategi, kenapa kita tidak buatkan sebuah Buku Tips yang lebih ringkas dan praktis tetapi tetap dengan bobot yang setara?. Pemikiran itu kemudian di uji dan diproses lewat mekanisme diskusi rutin yang melibatkan pakar Tim Perbatasan, dan Tim Pertahanan dari kelompok www.wilayahperbatasan.com. Setelah beberapa kali berdiskusi maka jadilah ia buku tips ini. Ternyata hasilnya tidak saja sekedar Tips untuk memenangkan Pilkada secara Elegan, tetapi sudah hampir menyeluruh berisi suatu strategi dan taktik dari suatu proses pemenangan Pilkada secara Elegan. Hasilnya maka jadilah buku Tips ini.
Penulis berterima kasih pada kerjasama Tim, baik sesama mantan anggota Tim Pakar Batas Kemdagri, juga tim ahli PT Indah Unggul Bersama dan semua anggota dari Tim Perbatasan dan Pertahanan yang terhimpun dalam jaringan www.wilayahperbatasan.com dan www.wilayahpertahanan.com  Semoga buku tips ini dapat memberikan manfaat pada kemajuan berdemok rasi di tanah air tercinta.

Penulis
Harmen Batubara

 Daftar Isi

Isi


Kata Pengantar
Daftar Isi                  
Sekapur Sirih
Kenapa Buku Tips Ini Saya Tulis
Apa Manfaat Buku Tips Ini Buat Anda.
Defenisi dan Pengertian
Daftar Pustaka
Langkah Pertama. Memenangkan Pilkada Siapkan Tim Suksesmu
Langkah Kedua, Tahu Tata  Cara dan Aturan Pilkada
13 Poin Hasil Akhir Revisi UU Pilkada 2015. Yang sekaligus merupakan Kesepakatan antara DPR dan Pemerintah.
Langkah Ketiga. Pilih Kenderaan Politikmu dan Kenali Petahana.
Langkah Keempat. Temukan Visi dan Misimu, Gratiskan Pendidikan dan Kesehatan.
Langkah Kelima.  Kenali Daerah Pilkadamu (Kekuatan Sendiri, Petahana dan Lawan).
Langkah Keenam. Bentuk Tim Suksesmu.
Langkah Ketujuh. Buat Peta Jalan Kemenanganmu.
Langkah Kedelapan. Launching Kampanyemu Dengan Elegan.
Langkah Kesembilan. Jaga dan Optimalkan Momentum Kemenangan.
Langkah Kesepuluh. Jaga dan Amankan Kemenanganmu.
Sekilas Tentang Penulis