Showing posts with label Cara hidup sehat utk hamil cepat. Show all posts
Showing posts with label Cara hidup sehat utk hamil cepat. Show all posts

November 27, 2017

Kayu Manis Untuk Mempermudah Kehamilan


Kayu Manis Untuk Mempermudah Kehamilan

Belum banyak yang tahu bahwa kayu manis dapat juga digunakan untuk memperbaiki kesuburan wanita. Para wanita yang sudah menikah dan menginginkan hadirnya seorang bayi dianjurkan memasukkan kayu manis ke dalam diet sehari-hari.

Selama bertahun-tahun orang hanya tahu bahwa kayu manis, yang dijadikan pengobatan tradisional China, dapat mengobati penyakit jantung, diabetes, dan bahkan dapat menurunkan berat badan.

Dikutip dari situs Natural Fertility Info, Senin (27/2/2017), dijelaskan bahwa selama 10 tahun kandungan kayu manis digunakan untuk mengurangi sistem kekebalan insulin orang-orang dengan Polycystic Ovary Syndrome (PCOS). PCOS dikenal sebagai sebuah kondisi terganggunya fungsi ovarium, sehingga terjadi ketidakseimbangan dalam hormon.

Penyakit ini turut memengaruhi produksi insulin yang juga berfungsi mengalirkan glukosa dari saluran darah ke dalam sel-sel jaringan tubuh, sehingga menyebabkan orang-orang dengan PCOS berisiko mengidap diabetes.

Penelitian membuktikan kandungan enzim phosphatidylinositol 3-kinase dalam kayu manis yang dikonsumsi selama delapan minggu mampu menurunkan kekebalan insulin terhadap wanita dengan PCOS.

Faktor lainnya yang mempengaruhi sulit hamil adalah siklus menstruasi yang tidak teratur atau bahkan tidak mengalami menstruasi sama sekali.



Kondisi ini disebabkan oleh efek kekebalan insulin yang mengganggu hormon wanita. Salah satu fungsi dari kayu manis dapat meregulasi siklus mestruasi, terutama saat sedang terjadi keluar darah banyak. (Reporter: Aida Tifani) Sumber : http://health.liputan6.com/read/2869747/mau-cepat-hamil-sering-sering-konsumsi-kayu-manis

August 4, 2016

Calon Ibu Lakukan ini Biar Anak Cerdas dan Ibu Sehat



Tentunya semua ibu ingin buah hatinya tumbuh cerdas. Kecerdasan buah hati bisa dirangsang sejak masih dalam kandungan, agar IQ nya nanti tinggi, otaknya berkembang dengan sempurna, sehat, serta memiliki kreativitas dan memori yang tinggi. Berikut yang bisa ibu lakukan :
1.       Makan makanan bergizi dan seimbang
Kebutuhan gizi yang seimbang, vitamin dan mineral harus tercukupi. Protein harus lebih banyak dikonsumsi, terutama protein hewani. Jadi komposisi makan ibu setiap harinya harus ada karbohidrat (nasi atau roti atau karbo lainnya), protein (daging, telur, ikan, ayam, tahu, tempe), lemak, perbanyak sayur, buah-buahan, dan susu hamil. Susu hamil sangat penting karena terdapat kandungan mineral dan vitamin yang diperlukan bayi. Sebaiknya pola makan ibu selain makan 3x sehari ditambah dengan cemilan buah atau cemilan sehat lain seperti bubur kacang hijau.

Pada trimester satu, makanan yang terutama baik dikonsumsi adalah yang banyak mengandung asam folat, zat besi, dan vitamin C seperti kentang, sereal, hati, pisang, bayam, brokoli, kol, alpukat, dan kacang-kacangan. Selain itu pisang juga mengandung vitamin b6 yang bisa mengurangi mual.
Telur, daging, susu juga penting bagi pertumbuhan otak karena mengandung kolin. Lemak ikan juga banyak mengandung DHA yang penting bagi pertumbuhan otak.Selama hamil ibu dilarang makan makanan mentah dari hewan maupun sayuran, seperti sushi dan lalapan. Minuman yang mengandung kafein seperti kopi, teh, minuman ringan, minuman berenergi juga sebaiknya dihindari karena meningkatkan resiko keguguran dan berat bayi lahir rendah.
 2.       Mengajaknya bicara
Ibu sudah bisa mengajak bayi bicara mulai usia kehamilan 15 minggu. Dia bisa mendengar suara ibu dan mengenal bahwa itu ibunya. Suara mengaji ibu pun bayi suka dan diyakini menenangkan. Mengajaknya bicara bisa merangsang pertumbuhan otak dan membuat bayi tenang. Perkenalkan suara ayahnya dan bacakan dongeng untuknya.
 3.       Memperdengarkan musik
Bayi akan bergerak jika diperdengarkan musik ketika usia kehamilan 18 minggu. Musik yang bisa diberikan bisa musik klasik dan murotal. Musik jenis lain boleh juga diperkenalkan sesekali. Ibu juga bisa mengajak bayi bernyanyi. Nantinya hal ini bisa meningkatkan kemampuan anak dalam menulis, membaca, dan berbahasa.
 4.       Merangsang cahaya
Rangsangan cahaya bisa merangsang pergerakan bayi. Cahaya yang diberikan jangan terlalu terang, yang terbaik adalah cahaya redup. Langsung saja sinari cahaya ke perut ibu, maka ibu akan merasakan bayinya bergerak.
 5.       Mengelus perut ibu
Usapan ibu pada perut akan direspon dengan pergerakan bayi. Respon tersebut didapat ketika usia kehamilan 14 minggu.
6.       Olahraga hamil
Olahraga yang bisa dilakukan selama hamil adalah olahraga ringan yang bisa dilakukan selama 30 menit, misalnya jalan pagi, senam, berenang, atau senam hamil.
7.       Berdoa
Banyak berdoa, jangan hanya dalam hati tapi juga dilisankan agar si bayi juga bisa mendengar dan ikut mengamini.
8.       Hindari stress
Jika ibu stress maka bayi juga akan stress akibat pengaruh hormone yang sama. Ibu bisa melakukan yoga atau relaksasi dengan aromaterapi lavender atau sandalwood jika sedang stress.

Sumber: http://salsabilafirdausia.blogspot.co.id/2013/12/yang-harus-ibu-lakukan-agar-calon-bayi.html

October 1, 2015

Cara Cepat Hamil – Tips Untuk Dapat Momongan Lebih Cepat



Cara Cepat Hamil – Tips Untuk Dapat Momongan Lebih Cepat

Banyak pasutri-pasutri yang mendambakan momongan cepat setelah mereka menikah.Namun pada kenyataannya, beberapa pasutri justru mengakui kesulitan untuk cepat mendapatkan momongan. Belum lagi lingkungan sekitar yang kerapkali menanyakan perihal momongan kepada pasutri yang sudah lama menikah namun tidak juga dikaruniai seorang anak. Hal ini tentunya menambah tekanan dalam rumah tangga seseorang.


Berikut ini adalah cara cepat hamil yang jitu, yang telah diterapkan oleh banyak pasutri dan terbukti keberhasilannya. Tips cepat hamil inipun diambil dari referensi medis yang telah teruji.

Cara Cepat Hamil 1: Tandai Kalender!.Bisa jadi kalender adalah panduan paling penting yang harus Anda punyai sebagai salah satu cara cepat hamil. Merencanakan waktu berhubungan adalah faktor utama untuk pasangan suami istri yang mendambakan momongan. Tips cepat hamil yang satu ini sangan penting mengingat sperma hidup tidak lebih dari 5 hari di dalam rahim. Oleh karena itu, melakukan hubungan dua hari sebelum masa ovulasi sangat disarankan.

Tandai kapan masa subur (masa menstruasi) Anda secara tepat sehingga Anda dapat mengetahui masa subur untuk meningkatkan peluang kehamilan. Ada beberapa teknik untuk mengetahui kapan ovulasi terjadi.

    Melalui sistem kalender
    Temperatur tubuh
    Pengecekan lendir serviks
    Alat penguji masa subur berupa strip yang dapat dibeli di apotek

Cara Cepat Hamil 2: Hindari rokok dan minuman beralkohol!. Rokok dan alkohol telah terbukti dapat menyebabkan impotensi. Mengkonsumsi rokok dan alcohol sangat tidak dianjurkan untuk wanita yang menginginkan momongan. Merokok telah terbukti menurunkan peluang seseorang untuk mengalami kehamilan karena mempengaruhi tingkat kesuburannya. Disamping itu, merokok dan mengkonsumsi alcohol  dapat mengakibatkan kelainan pada janin.

Tidak hanya itu, merokok serta mengkonsumsi minuman beralkohol juga tidak dianjurkan untuk para pria yang ingin memiliki momongan karena dapat menyebabkan menurunnya kualitas sperma akibat racun yang terkandung dalam rokok dan alcohol.

Cara Cepat Hamil 3: Konsumsi vitamin untuk kesuburan. Cara cepat hamil yang berikutnya adalah mengkonsumsi vitamin yang berfungsi untuk meningkatkan kesuburan. Vitamin C sangat baik untuk peningkatan kualitas sperma. Vitamin dapat diperoleh dari makanan yang mengandung zat penting untuk kesuburan ataupun dari suplemen terdaftar yang dijual bebas di pasaran.

Untuk suplemen, pastikan Anda dan pasangan memilih produk yang terpercaya dan terbukti berkhasiat. Memilih produk yang salah dapat membahayakan kesuburan serta mengakibatkan kelainan janin.

Selain vitamin C, vitamin E juga dapat meingkatkan kesuburan seseorang. Zat-zat penting untuk kesuburan seperti asam folat patut dikonsumsi oleh wanita yang mengiinginkan cara cepat hamil. Nutrisi dari asam folat sangat penting untuk pembentukan janin.

Cara Cepat Hamil 4: Atur posisi yang tepat Posisi misionaris adalah posisi yang dianjurkan sebagai salah satu tips cepat hamil. Dengan posisi misonaris, sperma disimpan dalam waktu yang lebih lama. Posisi woman on top tidak dianjurkan karena dapat memperkecil kemungkinan rahim untuk menyimpan sperma lebih lama.
Cara Cepat Hamil 5: Jaga berat badan

Berat badan ideal bukan hanya dambaan tetapi merupaka suatu keharusan bagi pasutri yang ingin memiliki buah hati. Kelebihan berat ataupun obesitas dapat menjadi momok bagi pasangan suami istri yang ingin memperoleh momongan. Menjaga berat badan sangat penting untuk mempercepat proses memiliki momongan. Berat badan yang seimbang akan terhindar dari masalah kehamilan pada umumnya mengingat kelebihan berat badan membawa dampak yang negative terhadap tingkat kesuburan seseorang.

Tips cepat hamil diatas dapat diterapkan oleh pasutri yang mendambakan momongan secepatnya. Tak ada salahnya terus mencoba dan tetap berdoa kepada Tuhan untuk hasil yang terbaik. ( Sumber : http://www.cepathamil.net/)

August 30, 2015

Penularan HIV dari Ibu ke Bayi Tinggi, Cegah Infeksi Hepatitis B sejak Dini

Penularan HIV dari Ibu ke Bayi Tinggi, Cegah Infeksi Hepatitis B sejak Dini

Penularan hepatitis B dari ibu ke janin yang dikandungnya masih banyak terjadi di Indonesia. Padahal, imunisasi bagi bayi baru lahir sudah dilakukan. Jika tidak dicegah dan diobati, virus hepatitis pada bayi berpotensi menjadi kronis dan dalam 10-20 tahun bisa berujung pada pengerasan hati, bahkan kanker. Sekretaris Bidang Ilmiah Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), yang juga konsultan gastrohepatologi anak, Muzal Kadim, Rabu (29/7) di Jakarta, mengatakan, di lapangan ditemukan banyak bayi atau anak terinfeksi hepatitis. Padahal, pemerintah memprogramkan imunisasi hepatitis B pada bayi baru lahir sejak 1997.
"Dalam seminggu, di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Jakarta, setidaknya ada satu pasien hepatitis anak. Kami heran, kok masih banyak anak kena hepatitis. Infeksi hepatitis secara vertikal biasanya lebih berat dibandingkan yang horizontal (transfusi darah dan penggunaan jarum suntik tak steril)," ujar Muzal. Senior Research Fellow and Specialist Physician Lembaga Biologi Molekuler Eijkman, Prof David Handojo Muljono, mengatakan, hasil Riset Kesehatan Dasar 2007 menunjukkan, ada 7,32 persen populasi di kelompok usia 1-4 tahun yang memiliki antigen hepatitis B (HBsAg) positif. Itu berarti ada anak balita terinfeksi hepatitis dari ibunya.

Dalam kajian serologi dan biomolekuler pada 943 ibu hamil di Makassar, Sulawesi Selatan, periode Juni-Agustus 2014, ditemukan 6,8 persen ibu hamil positif hepatitis B. Virus hepatitis B juga ditemukan pada tali pusat (10,93 persen) dan plasenta (21,67 persen). Penelitian David pada populasi berusia 18-41 tahun di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, yang dipublikasikan dalam Journal of Medical Virology 2015 menemukan, masih ada HBsAg positif pada remaja dan dewasa muda.

Terlambat diimunisasi. Penularan hepatitis dari ibu ke bayi seharusnya tak terjadi jika imunisasi hepatitis diberikan pada bayi kurang dari 12 jam setelah lahir. Apalagi, program nasional vaksinasi hepatitis sudah berjalan sejak 1997. Muzal menduga, banyak anak balita positif terinfeksi hepatitis B karena terlambat diimunisasi. Dalam waktu kurang dari 12 jam setelah lahir, bayi harus sudah diimunisasi hepatitis B dan diberi vitamin K. Itu bisa memberi perlindungan dari virus hepatitis hingga 80 persen. Imunisasi setelah lebih dari sehari tak efektif mencegah infeksi hepatitis.

Guru Besar Emeritus Ilmu Penyakit Dalam di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Ali Sulaiman, menambahkan, vaksinasi mereka yang tak segera diimunisasi saat dilahirkan harus menjadi perhatian pemerintah. Bayi dari ibu positif hepatitis yang waktu lahir tak diimunisasi berpotensi menularkan virus hepatitis kepada orang lain. Menurut Muzal, virus dalam tubuh bayi atau anak akan memasuki fase imunotoleran. Jadi, virus tetap hidup dalam tubuh dan merusak sel hati tetapi tak dikenali tubuh sebagai benda asing. Akibatnya, perusakan sel hati terus terjadi.

Begitu masuk fase imunoaktif, tubuh akan menghancurkan sel- sel hati karena ada virus hepatitis. Tubuh sudah melihat virus hepatitis sebagai benda asing. Pengerasan hati lalu terjadi. "Virus hepatitis memakai DNA kita sendiri untuk menghancurkan hati. Jadi, pemeriksaan kesehatan hati secara rutin penting dilakukan," ujar Muzal. Penularan hepatitis dari ibu ke bayi seharusnya bisa dicegah dengan imunisasi. Sayangnya, menurut David, Indonesia tak punya data dan surveilans hepatitis yang baik sehingga intervensi kebijakan belum berjalan baik.


Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Kesehatan Tjandra Yoga Aditama memaparkan, prevalensi hepatitis berdasarkan anamnesis tahun 2013 bagi semua kelompok usia adalah 1,2 persen, meningkat dibandingkan tahun 2007 yang 0,6 persen. Jenis hepatitis terbanyak menginfeksi penduduk Indonesia adalah hepatitis B. Direktur Unit Transfusi Darah Palang Merah Indonesia Ria Syafitri menambahkan, pada 2014 dari 2,8 juta kantong darah yang diperoleh PMI dari donor ada 1,45 persen reaktif virus hepatitis B dan 0,37 persen reaktif virus hepatitis C. Artinya, darah donor itu diduga kuat ada virus hepatitis. "Darah itu dihancurkan, tak diberikan kepada pasien," ujarnya. (ADH,kompas,30 juli 2015)

August 7, 2015

Ingin Cepat Hamil-Perlu Memahami Penyebab Keguguran Hamil Muda



Ingin Hamil-Perlu Memahami Penyebab Keguguran Hamil Muda

Penyebab keguguran hamil muda ada banyak sekali seperti stress, merokok, dan bahkan ketidaktahuan mengenai kehamilan tersebut. Banyak ibu hamil yang bertanya-tanya mengapa hamil muda begitu rentan akan keguguran. Memang keguguran tidak hanya terjadi pada saat hamil muda saja, namun ada ibu hamil yang bisa mengalami keguguran dengan usia kehamilan di bawah 22 minggu.
Hamil muda memang identik dengan usia di bawah tiga bulan namun kandungan di bawah usia 22 minggu pun sebenarnya juga masih dalam tahap rentan. Ibu hamil dengan kehamilan pertama harus mengetahui apa saja yang bisa menyebabkan kehamilan menjadi keguguran. Ibu hamil dengan kehamilan pertama biasanya baru memiliki sedikit pengetahuan tentang kehamilan. Berikut ini ada berbagai faktor yang bisa menyebabkan seorang ibu hamil muda mengalami keguguran :
http://tipshamil.com/?ref=harmenharmen
 
1. Kondisi Rahim Yang Lemah. Rahim dengan kondisi ini sangat sulit dan biasanya sangat rewel ketika mengalami kehamilan. Hal ini dikarenakan dinding rahim tempat embrio menempel terlalu rentan dan lemah untuk bisa menopang berat embrio. Oleh sebab itu wanita dengan kondisi seperti ini harus mengalami bed rest atau istirahat total saat kehamilannya di bawah usia 22 minggu.
Yang tidak boleh dilakukan wanita dengan dinding rahim lemah :     Terlalu banyak bergerak. Hal ini sangat tidak boleh dilakukan oleh wanita dengan kondisi kandungan atau dinding rahim lemah;     Tidak boleh banyak berjalan. Berjalan akan membuat perut tergerak. Hal ini menyebabkan rahim dan embrio juga ikut bergerak. Jika banyak berjalan embrio akan mudah jatuh. Ibu hamil hanya boleh berjalan ketika ingin ke kamar mandi saja, selebihnya adalah berbaring;     Dokter kandungan akan menganjurkan untuk banyak berbaring sebelum usia kandungan lebih dari 22 bulan, makan dan minum dilakukan dengan posisi duduk di atas tempat tidur; dan     Stress berlebihan. Stress yang berlebihan akan membuat hormon ibu hamil menjadi tidak stabil sehingga rentan keguguran.
Cara Mencegah ;     Dokter kandungan akan memberikan obat penguat kandungan sampai kandungan berumur usia 22 minggu, obat kandungan juga bisa diberikan sampai usia kandungan berusia 24 minggu.

2. Kondisi Ibu Hamil Tidak Fit. penyebab keguguranCuaca yang ekstrim seperti saat ini tidak boleh disepelekan oleh kaum ibu. Sebentar panas dan sebentar hujan akan membuat ibu hamil rentan terkena penyakit. Kondisi kesehatan wanita yang sedang hamil memang seringkali naik dan juga turun. Hal itulah yang menyebabkan kondisi kesehatan ibu hamil mudah terganggu terutama saat cuaca seperti ini. Jika kondisi ibu hamil tidak segera pulih maka kehamilannya akan rentan keguguran.
Hal yang bisa menyebabkan keguguran :     Ibu hamil muda mengalami demam dengan suhu tubuh yang tinggi. Janin yang dikandung ibu hamil tidak bisa bertahan dengan suhu tubuh ibu hamil yang panas;     Pusing juga membuat kondisi kandungan ibu hamil rentan keguguran. Hal ini disebabkan ibu hamil yang pusing tidak bisa menyeimbangkan tubuhnya sehingga rentan terjatuh dan terbentur; dan     Pilek dan batuk.
Cara Mencegah ;     Rutin berkonsultasi ke dokter setiap bulannya;     Ikuti saran dokter seperti konsumsi vitamin dan obat penguat kandungan;     Jalani tips hidup sehat ibu hamil; dan     Jangan stress.

3. Kehamilan Yang Tidak Diketahui. Kehamilan pertama sering tidak diketahui oleh ibu hamil. Banyak ibu hamil kehamilan pertama baru akan sadar saat usia kandungannya menginjak usia tiga bulan. Jika ibu hamil tidak tahu kalau dirinya sedang hamil, ibu hamil bisa melakukan hal-hal yang bisa menyebabkan dirinya keguguran. Ibu hamil juga tidak bisa menerapkan cara menjaga kehamilan muda agar sehat dan tidak keguguran. Penyebab ketidaktahuan ibu hamil itu adalah ibu hamil sejak awal menikah menggunakan pil KB. Efek dari pil KB bisa membuat seorang ibu hamil tidak mengalami menstruasi sedangkan tanda kehamilan juga tidak menyebabkan seorang wanita menstruasi. Oleh sebab itulah ibu hamil tidak menyadari kehamilan yang terjadi padanya.
Hal yang bisa menyebabkan ibu hamil keguguran adalah hal-hal di bawah ini :     Terlalu banyak naik motor. Wanita yang menunda kehamilan bisa dikarenakan sibuk dengan kariernya. Banyak wanita yang suka pergi ke kantor menggunakan motor. Saat dirinya tidak sadar jika hamil, dia akan tetap bepergian menggunakan motor. Di jalan banyak sekali jalan dengan kondisi berlubang sehingga ibu hamil akan rentan jatuh dan kandungannya mengalami kontraksi dan terguncang;     Mengangkat beban berat. Hal inilah yang menyebabkan keguguran pada ibu hamil dikarenakan otot rahim akan menegang / kejang saat mengangkat beban berat. Ibu hamil yang tidak sadar jika sedang hamil akan melakukan aktivitas fisik seperti biasanya. Hal yang sering dilakukan oleh ibu hamil adalah mengangkat ember cucian basah yang banyak, menimba air dan masih banyak lagi lainnya;  Wanita suka sekali menjaga penampilan dan kebugaran tubuhnya. Tidak jarang banyak wanita yang pergi ke gym untuk membentuk tubuhnya. Wanita yang tidak sadar kalau dirinya hamil saat di gym bisa melakukan olahraga berat;     Berlari dan melompat. Saat berlari perut dan rahim ikut tergerak. Semakin kencang berlari maka rahim juga akan semakin cepat bergerak. Hal itu sangat membahayakan embrio. Melompat akan membuat ibu hamil rentan terpeleset dan jatuh.
Tips ;     Test secara dini ketika sudah terlambat datang bulan

4. Menderita Penyakit Tertentu. Penyakit tertentu juga akan membuat ibu hamil rentan terkena keguguran. Sebaiknya sebelum merencanakan pernikahan atau kehamilan wanita memeriksakan dirinya ke dokter. Apakah kondisi rahimnya bagus, sel telurnya bagus dan tentunya apakah wanita tersebut memiliki penyakit tertentu. Banyak penyakit yang tidak terdeteksi secara kasat mata, penyakit itu berpengaruh pada rahim wanita.
Berikut ini penyakit yang bisa menyebabkan keguguran :     Tokso merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus toksoplasma. Hal ini banyak yang menyebabkan ibu hamil menjadi keguguran. Bahkan jika sampai bayi tersebut dilahirkan, bayi akan mengalami kecacatan atau bahkan kematian. Ibu dengan virus ini harus menjalani terapi medis maupun terapi herbal. Dalam kondisi yang lain;     Rubella merupakan virus yang bisa menyebabkan kondisi janin di dalam kandungan terkena campak. Rubella disebut juga dengan campak. Bayi dengan virus ini tidak mampu bertahan di dalam kandungan. Rubella yang ada di dalam kandungan disebut dengan rubella kongenital yang bisa menyebabkan keguguran dan bayi lahir cacat. Misalnya saja bayi mengalami masalah pendengaran, penglihatan, jantung dan komplikasi lainnya. Rubella kongenital tidak bisa diobati.
Tips ;     Obati keluhan penyakit anda di dokter spesialis dengan memberitahukan kondisi kandungan anda.
5. Usia. Wanita dengan usia tua sangat rentan untuk hamil dan juga melahirkan. Wanita yang rentan untuk keguguran adalah wanita yang mengandung di usia 30 tahun ke atas. Oleh sebab itu wanita dengan usia di atas 30 tahun sebaiknya konsultasi kehamilan kepada dokter kandungan jika ingin hamil lagi. Hal ini tidak terjadi pada wanita dengan kehamilan pertama saja namun bisa terjadi pada wanita dengan kehamilan yang ke sekian.
Risiko Bayi :
Usia 30-34;         Tingkat keguguran adalah 11,7 persen;         Pada usia 30 risiko memiliki bayi dengan Down syndrome adalah 1 dari 952, dan bayi dengan kelainan kromosom, 1 dari 385.
Usia 34-40 ;         Tingkat keguguran mendekati 18 %;         Tingkat kematian janin dua kali lebih rentan dibandingkan hamil di bawah usia tersebut
Usia 40-44;         1 dari 106 lahir dengan sindrom Down (usia 40);         1 dari 66 lahir dengan kelainan kromosom (usia 40);         1 dari 38 lahir dengan sindrom Down (usia 44);         1 dari 26 lahir dengan kelainan kromosom (usia 44);     Usia 45-50;         > 50% keguguran sebelum 20 minggu;         Kelainan kromosom 1 dari 30 kelahiran (45 tahun);         Down sindrom 1 dari 21  (45 tahun);         Kelainan kromosom 1 dari 11 kelahiran (49tahun); dan        Down sindrom 1 dari 8 (49 tahun)
Tips;     Konsultasikan ke dokter terkait mengenai awal kehamilan anda dan terus rutin berkonsultasi setiap bulannya sesuai yang ditentukan dokter.

6. Usia Di Bawah 20 Tahun. Sudah digalakkan untuk anak remaja agar tidak menikah muda begitu pula dilarang untuk berhubungan seksual di bawah usia 20 tahun. Larangan tersebut bukan karena tanpa alasan namun memiliki alasan yang kuat. Alasannya adalah jika hamil dengan usia yang sangat muda, dinding rahim belum terlalu kuat untuk menopang embrio. Selain itu rahim juga belum siap untuk menerima kehamilan.
Risiko :     Kelahiran premature;     Bayi memiliki berat badan lahir yang kurang ;     Terjadinya plasenta previa, plasenta menempel dengan Rahim;     Hipertensi saat hamil;     toksemia, Meningkatnya tekanan darah dan kadar protein dalam urin
Tips:     Diawal kehamilan, jangan lewatkan obat penguat kandungan dari dokter.

7. Infeksi. Wanita yang memiliki infeksi HPV atau infeksi jamur akan rentan terkena keguguran. Infeksi HV bisa menyerang kandungan sehingga menyebakan keguguran atau lahir prematur. Sedangkan infeksi jamur yang menempel pada lapisan rahim bisa masuk dan menyerang rahim akibatnya janin akan mudah gugur.
Cara mencegah;     Jangan pernah konsumsi daging mentah atau tidak matang ;     Wajib hindari konsumsi telur setengah matang ;     Cuci dengan bersih semua makanan / sayuran / buah yang anda konsumsi ; dan     Hindari kontak dengan hewan peliharaan

8. Jarak Kehamilan Yang Dekat. Jarak kehamilan minimal adalah dua tahun dari kehamilan sebelumnya. Jika terjadi kurang dari itu janin akan mudah gugur karena kondisi rahim belum pulih benar. Untuk tidak heran dokter merekomendasikan jarak kehamilan yang masuk akal agar tidak terhindar dari berbagai masalah kehamilan.     Persalinan Caesar, disarankan minimal hamil lagi setelah 2 tahun ;     Persalinan normal, disarankan minimal 1 tahun setelah melahirkan.
Tips mencegah: Anda wajib menjaga selama 1 tahun atau dua tahun pertama agar tidak hamil, dengan menggunakan alat kontrasepsi atau menjaga kehamilan secara alami atau KB.
9. Pernah Keguguran. Jika anda adalah seorang wanita yang pernah mengalami keguguran akan rentan untuk terkena keguguran kembali. Hal ini dikarenakan kondisi fisik dan rahim anda mendukung untuk terjadinya hal tersebut. Jika anda pernah mengalami riwayat ini sebaiknya menceritakan secara detil pada dokter kandungan. Dengan pemeriksaan lebih lanjut maka anda akan diberi panduan yang benar agar terhindar dari keguguran kedua.

Saran :     Konsumsi vitamin dan obat penguat sesuai dengan anjuran dokter;     Hindari stress ;     Hindari terlalu capek; dan     Istirahat yang cukup

10. Gaya Hidup. Gaya hidup tidak sehat yang dilakukan wanita akan memicu keguguran dua kali lipat dibandingkan dengan wanita yang menerapkan pola hidup sehat. Gaya hidup yang menyebabkan keguguran adalah :     Merokok ;     Mengkonsumsi Alkohol;    Mengkonsumi obat-obatan misal obat tidur, heroin dan narkoba ;     Bergadang setiap hari.
Penyebab keguguran hamil muda diatas wajib anda hindari agar janin sehat dan lahir dengan selamat. Anda wajib menghindari kebiasaan atau gaya hidup yang sangat buruk di atas agar terhindar dari keguguran.
( Sumber - http://hamil.co.id/masalah-kehamilan)